Rabu , Juni 23 2021
IHSG
Lompatan IHSG sesuai prediksi analis. FOTO - ISTIMEWA

Super Duper, Ini Pemicu IHSG Meroket Nyaris 1 Persen

Indoposonline.NET – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali parkir di zona hijau pada perdagangan hari ini, Kamis (10/6). Setelah dibuka menguat di level 6.065,92 pagi ini, indeks terus melenggang naik hingga akhirnya berakhir di level 6.107,53 setelah surplus 60,06 poin atau 0,99 persen dibanding posisi penutupan kemarin.

Tercatat 267 saham meroket, 201 melepuh, dan 175 stagnan. Indeks sektor teknologi kembali memimpin kenaikan 9,06 persen, disusul sektor finansial naik 1,96 persen, dan sektor konsumer siklikal menguat 0,93 persen.

Baca Juga: 11 Gerai McD di Kota Bandung Disegel

Kapitalisasi pasar hari ini ditutup di level Rp7.249,89 triliun. Transaksi tercatat mencapai Rp11,85 triliun. Aksi jual bersih atau net sell tipis Rp33,21 miliar seluruh pasar. 

Indeks LQ45 naik 6,50 poin atau 0,72 persen ke 905,41, indeks JII menanjak 0,72 poin atau 0,13 persen menjadi 564,79, indeks IDX30 melesat 3,49 poin atau 0,72 persen ke posisi 484,79, dan indeks MNC36 naik 2,62 poin atau 0,86 persen ke level 305,17.

Baca Juga: Ace Hardware Operasikan Jogja City Mall Besok

Sementara itu, saham-saham masuk top gainers antara lain PT Bank QNB Indonesia (BKSW) naik 47 poin atau 33,81 persen ke posisi Rp186, saham PT Bank Capital Indonesia (BACA) surplus 68 poin atau 17,26 persen menjadi Rp462, dan saham PT Trinitan Metals and Minerals (PURE) melangit 16 poin atau 13,91 persen ke Rp131.

Adapun saham-saham masuk top losers antara lain, PT Minna Padi Investama Sekuritas (PADI) anjlok 4 poin atau 5,97 persen ke level Rp63, saham PT Digital Mediatama Maxima (DMMX) melepuh 75 poin atau 5,84 persen ke Rp1.210, dan saham PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) tereduksi 180 poin atau 5,54 persen ke posisi Rp3.070.

Baca juga: Kuartal I-2021, Trikomsel Oke Tabulasi Rugi Rp18,29 Miliar

Lompatan Indeks itu, sudah diprediksi sebelumnya. Itu seiring dengan hadirnya sejumlah sentimen positif. Pergerakan Indeks menanjak ditopang tren penurunan yield obligasi US 10 tahun. Saat ini, sudah berada di bawah level 1,49 persen, dan tren penguatan rupiah ke bawah level Rp14.300 per dolar Amerika Serikat (USD).

Selain itu, harga beberapa komoditas seperti batubara naik 1,50 persen mendekati level USD120 per ton, nikel melesat 0,82 persen, dan timah menanjak 0,41 persen. (abg)

 

About redaksi indopos

Baca Juga

Tiga Penghargaan Warnai Liputan 6 Awards

Indoposonline.net – Liputan 6 Awards kembali ditabuh. Kali ini, “Berbagi Asa untuk Indonesia” menjadi tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *